Berdasarkan Berita Hari Ini, Mengapa Rock Melon Dilarang Beredar?

Rock Melon Dilarang Beredar

Buah Rock Melon datang dari Negeri Kanguru. Rata-rata memiliki tekstur yang lembut dan punya cita-rasa yang khas. Ukurannya juga cenderung lebih besar dari melon biasa. Kulitnya juga cukup keras. Tapi dalam berita hari ini menyebutkan kalau buah ini dilarang oleh Badan Karantina Pertanian Kementrian Pertanian RI per 5 Maret 2018. Mengapa?

Tercemar oleh Bakteri Listeria

Bakteri apakah ini? Mikroorganisme ini merupakan klasifikasi dari bakteri gram-positif yang bergerak menggunakan flagella. Dalam beberapa penelitian, bakteri ini juga terdapat pada beberapa mamalia, tepatnya 37 spesies. Tidak hanya mamalia, tetapi juga menyerang 17 spesies burung dan beberapa spesies ikan dan kerang.

Bahaya yang ditimbulkan oleh bakteri ini cukup mengerikan, yakni kematian. Bahkan pada tahun 1981 lalu di Kanada, pernah terjadi yang namanya wabah listeriosis. Wabah tersebut menyebabkan beberapa domba yang makan kubis jadi mati. Pada tahun-tahun berikutnya bahkan sudah membunuh manusia yang mengonsumsi sayuran tersebut.

Bakteri Listeria Tahan dalam Kondisi Apa pun

Berdasarkan rekam jejaknya, bakteri listeria ini tidak membentuk spora. Jadi ketahanan tubuhnya sangat kuat. Bahkan sanggup bertahan dari serangan cuaca apa pun. Termasuk juga saat curah hujan tengah tinggi-tingginya. Padahal hujan kebanyakan membawa zat asam yang cenderung merusak. Tapi bakteri ini baik-baik saja.

Pembentukan bakteri ini terjadi pada lendir permukaan makanan apa pun. Sedangkan distribusi bakteri ini cukup luas di berbagai lingkungan. Pasalnya kalau sudah menyebar, bisa merambah ke pakan ternak, tanah, daun-daunan, dan ternak itu sendiri. Sifatnya yang mikroskopis jadi sulit untuk dilacak.

Menyerang Berbagai Kalangan Manusia

Dalam lansiran berita hari ini, dampak serius adanya bakteri listeria sangat fatal kalau sudah telanjur menyebar. Mungkin awalnya dari Rock Melon. Tapi untuk selanjutnya pasti lebih gila lagi. Soalnya dampak yang terjadi bisa mengenai bayi, orang sakit, anak-anak, dan juga lanjut usia.

Hidup di tengah-tengah ancaman penyakit bukanlah cita-cita bangsa Indonesia. Negara Indonesia harus terbebas dari penyakit apa pun. Selagi wabah akibat bakteri ini belum begitu menyebar, maka alangkah baiknya kalau kita tidak lagi melirik Rock Melon. Demi kebaikan bersama dan lingkungan yang terjamin mutu kesehatannya.

Gejalanya Sangat Samar

Apa yang membuat pihak kementrian khawatir adalah karena gejala yang ditimbulkan sangat samar. Itulah salah satu kelihaian bakteri listeria dibanding bakteri lainnya. Dia pandai menyusup. Orang yang semula sehat juga bisa dengan mudah terinfeksi bakteri listeria. Gejalanya bisa terjadi dalam jangka pendek maupun panjang.

Beberapa gejala orang yang terkena bakteri listeria antara lain kepala pusing, pegal, mual, diare, sakit perut, dan lainnya. Ketika ada perempuan yang tengah hamil dan terinfeksi bakteri ini, maka persentase keguguran sangat tinggi. Bayi yang baru lahir dan terinfeksi bakteri, dalam update berita hari ini, kemungkinan cacatnya bahkan sampai 50%.

Belum Banyak yang Mengetahui Sumber Penularannya

Masih banyak yang awam dan kurang pengetahuan tentang penularan bakteri listeria. Penularan bakteri ini bisa terjadi dalam beberapa aspek. Mulai dari pemilihan makanan, pengolahan, sampai penyajian makanan. Produk yang sering dihinggapi bakteri ini biasanya terdapat pada susu mentah dan susu yang diproses dengan cara yang tidak benar.

Kabar berita hari ini penting disampaikan ke seluruh penjuru dalam negeri. Biar semuanya bisa waspada. Berhubung kasus ini sudah mencuat sejak beberapa tahun yang lalu, harus ada pembimbingan yang serius dalam mengolah makanan sehari-hari. Minimal sebelum makanan masuk dalam tubuh harus melewati proses pencucian berulang dulu.